Branding Kota

Branding Kota

May

06

Spesifikasi Produk : City Branding


citybranding

Insight

Indeks City RepTrack pada 201 3menempatkan Jakarta pada peringkat ke-92 dari 100 kota berdasarkan reputasi yang dimilikinya. Pada tahun sebelumnya, Jakarta masih diperingkat ke – 84. Capaian terakhir Jakarta ini menjadikan ibukota Indonesia berada diposisi buncit di antara kota-kota utama di Asia Tenggara. Sebagai catatan, pada 2012 Bali merupakan kota dengan reputasi terbaik di ASEAN.

 

City RepTrack 2012-2013:

Kota-Kota di Asean

image005

Indeks City RepTrack ini mencerminkan tingkat kepercayaan, kebanggaan, kehormatan dan perasaan atau ikatan emosional pemangku kepentingan terhadap sebuah kota. Menurut pembuat indeks ini, reputasi kota merupakan dampak dari kinerja kota yang bersangkutan.

Kota dengan reputasi yang baik akan lebih mudah mendatangkan investasi dan turis, menarik minat SDM dengan keahlian tinggi, memudahkan ekspor dan juga membangun diplomasi publik.

City RepTrack dibuatoleh Reputation Institution, lembaga yang didirikan oleh Charles Fombrun dan Ceesvan Riel yang dikenal luas sebagai pakar dibidang reputasi. Peringkat dalam indeks ini disusun berdasarkan persepsi responden di negara-negara yang tergabung dalam G-8 terhadap 13 indikator kinerja utama yang dikelompokkan dalam 3 dimensi utama: advanced economy (dengan bobot 26,9% untuk indeks 2013), daya tarik lingkungan (37,7%) dan efektivitas pemerintahan (35,4%).

(sumber:Reputation Institute)

Mengapa Perlu City Branding?

City Branding adalah bagian dari perencanaan kota/ perkotaan yang bertujuan membangun differensiasi dan memperkuat identitas kota.

Kota sebagai pusat pertumbuhan saat ini semakin bersaing untuk menarik turis domestik maupun mancanegara, penanam modal, SDM yang andal, industri, dan juga meningkatkan kualitas hubungan dengan warganya.

Kota yang mampu menempatkan diri dan menarik hati, baik pihak eksternal maupun internal akan mampu memacu pertumbuhannya sebagai pusat ekonomi dan memiliki asosiasi positif sebagai aset berharga untuk menjalin hubungan dengan seluruh pemangku kepentingan kota.

 

Apa Manfaat City Branding?

Manfaat dari City Branding   adalah citra yang positif tentang tempat yang didapatkan melalui pembangunan spasial maupun nonspasial.

Dengan menerapkan City Branding, langkah–langkah perencanaan dan pengelolaan kota menjadi lebih fokus dan terintegrasi pada produksi dan penyampaian pesan yang tepat kepada pemangku kepentingan internal dan eksternal kota.

City branding sendiri adalah strategi yang membuat suatu tempat (provinsi, kota, dan kabupaten) mampu “berbicara” dengan pemangku kepentingan, khususnya warga. Proses ini merupakan proses berkelanjutan yang melibatkan aspek spasial, non spasial, ekonomi, sosial, politik dan budaya.

 

Apa Saja yang Dilakukan Makna Informasi?

Makna Informasi sebagai sebuah lembaga riset dan konsultasi komunikasi dapat membantu melakukan branding terhadap provinsi, kota, dan kabupaten dengan langkah–langkah sbb:

image013

image014

Analisis Pendahuluhan; meliputi analisis demografi, geografi, ekonomi, politik, sosial, budaya, dan penyusunan peta persaingan antar provinsi/kota/kabupaten yang relevan dan sesuai dengan kebutuhan

Menyusun konsep Leadership Brandingyaitu upaya branding personal pemimpin yang merupakan elemen penting yang terintegrasi dengan City Branding.

Kepemimpinan adalah input penting dalam proses city branding sehingga proses branding juga meliputi upaya memperkuat identitas dan membangun differensiasi pemimpin demi menemukan positioning yang tepat demi memenangkan persaingan.

Personal branding bertujuan membangun citra yang positif tentang sosok tertentu dengan membangun asosiasi positif yang kuat dan atribut personal agar sosok pemimpin mampu menjalin hubungan secara luas dengan khalayak.

Khusus untuk Leadership Branding yang merupakan bagian dari City Branding akan dilakukan:

  • Pemetaan profil psikologis pemimpin
  • Peta persaingan antar tokoh (hasil analisis data sekunder dan riset media)
  • Strategi (branding dan positioning) pemimpin
  • Integrasi antara branding tempat dengan pemimpin

Strategi (branding dan positioning) provinsi/kota/ kabupaten; merupakan formulasi hasil analisis pendahuluan dan leadership branding yang dilakukan. Strategi mencakup positioning, tagline yang akan digunakan dan prinsip kerja program City Branding

Program komunikasi City Branding; merupakan langkah – langkah taktis dan teknis untuk komunikasi dan implementasi City Branding

 

Pesan Penutup

Strategi branding tempat seperti City Branding merupakan kebutuhan untuk perencanaan dan pengelolaan kota saat ini agar pesan yang disampaikan oleh kota dan seluruh pemangku kepentingannya selaras dan mendukung pembangunan citra kota yang diperlukan untuk memenangkan persaingan sumber daya saat ini.

Informasi lebih lanjut mengenai layanan City Branding  dari   Makna   Informasi   dapat menghubungi:

Ummi Salamah

ummi[at]maknainformasi.com

+628179175798.

www.maknainformasi.com

 

Leave a Reply